Konsumsi Token Turun Drastis 80%, Cloudflare Membuat Server Mendukung Markdown Secara Native: OpenClaw Pasti Senang

2/14/2026
3 min read

Konsumsi Token Turun Drastis 80%, Cloudflare Membuat Server Mendukung Markdown Secara Native: OpenClaw Pasti Senang

Cloudflare baru saja merilis fitur baru bernama Markdown for Agents. Fitur baru ini memungkinkan server Web untuk langsung memberikan data berformat Markdown ke AI Agent, sepenuhnya meninggalkan HTML yang gemuk.

Data pengujian menunjukkan bahwa konsumsi Token turun drastis 80%. Ini berarti biaya inferensi yang lebih rendah, dan kecepatan respons yang lebih cepat.

Mengapa Ini Penting?

Internet saat ini dirancang untuk mata manusia, bukan untuk model besar.

Memberikan HTML mentah ke AI, seperti membayar per karakter untuk membaca kotak kemasan kurir, bukan membaca surat di dalamnya.

Judul halaman web sederhana, ditulis dalam HTML adalah <h2 class...>, berisi berbagai Class, ID, dan pembungkus Div yang tidak relevan, tidak hanya menghabiskan 12-15 Token, tetapi juga penuh dengan kebisingan tanpa nilai semantik. Tetapi jika diubah menjadi Markdown ##, hanya membutuhkan 3 Token.

Cloudflare menguji sebuah artikel blog:

  • Versi HTML memiliki berat 16180 Token
  • Setelah konversi, hanya tersisa 3150 Token

Saya juga mencobanya, langsung memasukkan html dari postingan blog Markdown for Agents Cloudflare ini ke Google AI Studio, dan langsung diuraikan menjadi 178.241 token, ini benar-benar anti-AI.

Token对比

Inilah sebabnya Markdown menjadi bahasa universal di era AI.

Bagaimana Cara Kerjanya?

Solusi Cloudflare sangat cerdas, tidak mengharuskan Anda untuk mengubah kode sumber, tetapi memanfaatkan mekanisme negosiasi konten (Content Negotiation) standar.

Ketika AI Agent seperti Claude Code atau OpenClaw membuat permintaan, mereka akan menyertakan Accept: text/markdown di Header.

Setelah node edge jaringan Cloudflare mendeteksi permintaan ini, ia akan mengambil HTML dari sumber, mengubahnya menjadi Markdown secara real-time, dan kemudian mengembalikannya ke Client.

Ini seperti memasang mesin penerjemah otomatis di situs web Anda, manusia melihat HTML, mesin melihat Markdown.

Header respons juga akan menyertakan x-markdown-tokens. Ini memungkinkan AI Agent untuk mengetahui perkiraan jumlah Token dokumen secara akurat sebelum memproses konten, sehingga memudahkan perhitungan strategi jendela konteks.

Tidak Hanya Hemat, Tetapi Juga Kontrol

Selain konversi format, Cloudflare juga memperkenalkan mekanisme Content-Signal (sinyal konten).

Header respons akan berisi tag seperti ai-train=yes atau search=yes. Ini berarti pembuat konten dapat secara eksplisit menyatakan: apakah data saya diizinkan untuk digunakan dalam pelatihan model AI, atau apakah diizinkan untuk masuk ke indeks pencarian.

Ini menetapkan seperangkat aturan lalu lintas untuk dunia perayap AI yang kacau.

Lebih Banyak Detail Hardcore

Untuk skenario yang tidak dapat dikonversi secara otomatis, Cloudflare juga menyediakan alat manual:

  • Workers AI: Mendukung metode AI.toMarkdown(), tidak hanya dapat mengubah HTML, tetapi juga dapat memproses berbagai dokumen seperti PDF, dan bahkan mendukung ringkasan otomatis.
  • Browser Rendering API: Untuk halaman dinamis yang berat JS, Anda dapat terlebih dahulu merender di browser cloud, dan kemudian mengeluarkan teks biasa melalui endpoint /markdown.

Pada saat yang sama, Cloudflare Radar juga telah memperbarui dimensi data. Sekarang Anda dapat secara khusus melacak distribusi tipe MIME dari permintaan perayap AI. Data menunjukkan bahwa OAI-Searchbot OpenAI telah mulai memperoleh data Markdown dalam jumlah besar dengan cara ini.

Tersedia Sekarang

Saat ini fitur ini dalam tahap Beta.

Semua pengguna paket Pro, Business, Enterprise, dan SSL for SaaS dapat mengaktifkannya secara gratis.

Cukup aktifkan sakelar Markdown for Agents di operasi cepat di konsol, dan situs web Anda akan langsung ramah AI.

Infrastruktur internet sedang berevolusi dari Human-First menjadi Agent-First.

Informasi lebih lanjut: https://blog.cloudflare.com/markdown-for-agents/

Published in Technology

You Might Also Like