Claude Sonnet 4.6: Penurunan Marginal dalam Kinerja Model

2/18/2026
4 min read

Penurunan Marginal

Apa yang dimaksud dengan peningkatan model yang "baik"?

Jika Anda bertanya kepada orang biasa, mereka akan berkata: lebih pintar. Jika Anda bertanya kepada perusahaan, mereka akan berkata: lebih murah.

Sonnet 4.6 melakukan hal yang kedua.

"It approaches Opus-level intelligence at a price point that makes it practical for far more tasks." — @claudeai

Ini bukan terobosan teknologi. Ini adalah strategi bisnis.

Ketika kemajuan teknologi melambat, biaya menjadi dimensi persaingan. Ini bukan kegagalan, ini adalah kedewasaan.

Mengapa bukan Sonnet 5?

Beberapa orang mengatakan bahwa Anthropic awalnya berencana untuk menyebutnya Sonnet 5.

"They renamed sonnet-5 to 4.6 (reason is simple - they are saving 5 for a big jump)" — @chetaslua

Penamaan ini sendiri adalah sinyal. Anthropic tahu bahwa ini bukan lompatan besar.

Ketika sebuah perusahaan mengubah nomor versi dari 5 menjadi 4.6, mereka mengatakan: ini adalah pembaruan inkremental, bukan era baru.

70% dan 59%

Dua angka yang perlu diperhatikan:

  • 70%: Pengguna Claude Code lebih menyukai Sonnet 4.6 daripada Sonnet 4.5
  • 59%: Pengembang menganggap Sonnet 4.6 lebih unggul daripada Opus 4.5

Kedua angka ini menjelaskan hal yang sama: model kelas menengah sedang mengejar model kelas atas.

Claude Sonnet 4.6

Ini bukan karena kelas menengah menjadi lebih baik, tetapi karena pengembalian marginal dari kelas atas semakin berkurang.

1M Konteks

Sonnet 4.6 memiliki jendela konteks 1 juta token (beta).

Tetapi apakah ini yang diinginkan pengguna?

"Most builders will use Claude Sonnet 4.6 wrong. They'll turn on 1M context for everything. Then complain about cost. Sonnet 4.6 at 200K + prompt caching will outperform most max context setups for 90% of workflows." — @EarthExcursions

Konteks yang lebih besar tidak berarti hasil yang lebih baik. Dalam banyak kasus, itu hanya tagihan yang lebih tinggi.

Integrasi GitHub Copilot

Sonnet 4.6 sudah online di GitHub Copilot.

"Claude Sonnet 4.6 is now generally available and rolling out in GitHub Copilot." — @github

Apa artinya ini? Alat pengembang sedang menjadi medan pertempuran pertama untuk model AI.

OpenAI memiliki Cursor. Anthropic memiliki Copilot. Google belum memikirkannya.

Ini bukan tentang model siapa yang lebih pintar. Ini tentang siapa yang ada di jendela pertama yang dibuka pengembang setiap hari.

Perang Harga Telah Dimulai

Fitur terpenting Sonnet 4.6 bukan pada modelnya, tetapi pada harganya.

"Claude Sonnet 4.6 performs incredibly well and on par with Claude Opus 4.6 while being almost 50% cheaper" — @bridgemindai

Ini adalah tanda bahwa industri AI memasuki masa kedewasaan.

Ketika diferensiasi produk menjadi lebih kecil, persaingan harga dimulai. Ketika persaingan harga dimulai, margin keuntungan menurun. Ketika margin keuntungan menurun, hanya pemain skala besar yang dapat bertahan.

Apa yang dilakukan Anthropic adalah: menukar harga dengan pangsa pasar.

Apakah Masih Ada yang Menggunakan ChatGPT?

Sebuah tweet dari pengguna Polandia:

"Claude Sonnet 4.6 just came out. And honestly? I don't know why anyone would still use ChatGPT." — @nauczymycieAI

Ini adalah perasaan pengguna yang sebenarnya. Bukan evaluasi teknis, bukan tolok ukur, hanya perasaan.

Perasaan itu penting. Ketika dua produk memiliki fungsi yang serupa, pengguna akan memilih yang "terasa lebih baik".

Terminal adalah IDE Baru

Integrasi Copilot CLI GitHub mengilustrasikan sebuah tren:

Kode sedang ditulis dari IDE ke terminal.

"Try it out in VS Code or Copilot CLI." — @github

Ini bukan detail teknis. Ini adalah perubahan mendasar dalam alur kerja pengembang.

Ketika Anda memasukkan perintah di terminal, AI membantu Anda menyelesaikannya. Ini bukan "pemrograman bantu". Ini adalah "pemrograman percakapan".

Intinya

Sonnet 4.6 bukanlah revolusi.

Ini adalah bukti lain bahwa model AI menuju komoditisasi.

Ketika perbedaan kinerja terlalu kecil untuk dirasakan, dan perbedaan harga terlalu besar untuk diabaikan, Anda tahu bahwa industri ini sedang matang.

Ini bukan hal yang buruk. Kematangan berarti stabilitas. Stabilitas berarti dapat diprediksi. Dapat diprediksi berarti dapat dibangun di atasnya.

Gelombang inovasi berikutnya tidak akan datang dari "model yang lebih pintar". Itu akan datang dari "kecerdasan yang lebih murah".

Published in Technology

You Might Also Like