Gempuran DeepSeek: Ketika AI Tiongkok Mulai Mematahkan Monopoli AS

2/18/2026
5 min read

Gempuran DeepSeek: Ketika AI Tiongkok Mulai Mematahkan Monopoli AS

Ada dua narasi yang sangat berbeda tentang DeepSeek.

Narasi pertama berasal dari Amerika Serikat: DeepSeek adalah seorang "peniru" yang melatih AI-nya sendiri dengan "menyuling" ChatGPT dan model-model AS lainnya. OpenAI telah mengajukan tuduhan.

Narasi kedua berasal dari Tiongkok: DeepSeek adalah "AI gratis untuk dunia", tidak dikendalikan oleh AS, dan mematahkan monopoli teknologi AS.

Kebenaran mungkin berada di antara keduanya. Tetapi apa pun kebenarannya, DeepSeek telah mengubah permainan.

Apa itu DeepSeek?

DeepSeek adalah perusahaan AI Tiongkok yang didirikan oleh High-Flyer Capital Management (dana lindung nilai kuantitatif). Produk pertamanya yang membuat gebrakan adalah DeepSeek-V3, sebuah model bahasa besar yang sebanding dengan GPT-4 dan Claude dalam banyak tolok ukur.

Tetapi yang benar-benar menarik perhatian adalah harganya. Biaya API DeepSeek sekitar sepersepuluh dari OpenAI. Untuk tugas yang sama, Anda dapat menyelesaikan dengan DeepSeek dengan biaya yang lebih murah.

"We are very close to the launch of the latest Chinese AI model, DeepSeek-V4. There is much speculation about the efficiency of the upcoming model compared to American models." — @Eng_china5

Peluncuran V4 terus ditunda. Pada malam Tahun Baru Imlek, seseorang bertanya di X: Apakah DeepSeek V4 gagal dirilis?

Ini mungkin berarti salah satu dari dua hal: baik mereka mengalami masalah teknis, atau mereka sedang melakukan optimasi terakhir. Dalam perlombaan AI, menunda rilis biasanya bukan pertanda baik.

Kontroversi "Penyulingan"

OpenAI menuduh DeepSeek menggunakan teknik "penyulingan", dengan melatih modelnya sendiri melalui keluaran ChatGPT.

"OpenAI says China's DeepSeek trained its AI by 'replicating' ChatGPT and other U.S. models." — @Coinvo

Tuduhan ini bukan hal baru. Di industri AI, menggunakan keluaran model lain untuk melatih model sendiri adalah area abu-abu. Secara teknis ini disebut "penyulingan pengetahuan", dan merupakan teknik yang efektif. Tetapi pertanyaannya adalah: apakah melakukan hal ini melanggar persyaratan layanan model asli?

Persyaratan layanan OpenAI melarang penggunaan keluaran ChatGPT untuk melatih produk pesaing. Tetapi bagaimana jika DeepSeek tidak langsung menggunakan API OpenAI, tetapi mendapatkan data melalui cara lain? Bagaimana jika mereka menggunakan dataset percakapan yang tersedia untuk umum?

Tidak ada jawaban hukum yang sederhana untuk pertanyaan-pertanyaan ini. Tetapi mereka mengungkapkan masalah yang lebih dalam: ketika model AI menjadi cukup kuat, bagaimana cara melindungi "kecerdasan" agar tidak direplikasi?

Revolusi Biaya

Kontribusi terpenting DeepSeek mungkin bukan teknologinya, tetapi penetapan harganya.

Sebelum kemunculan DeepSeek, pasar API AI pada dasarnya adalah oligopoli. OpenAI, Anthropic, Google memiliki harga yang serupa, tanpa persaingan harga yang nyata.

DeepSeek mematahkan pola ini. Ketika Anda bisa mendapatkan kualitas yang serupa dengan sepersepuluh harga, mengapa membayar lebih?

"Chinese AI DeepSeek is free for the world and free from US control." — @Eng_china5

Narasi ini sangat kuat secara geopolitik. Bagi negara dan perusahaan yang tidak ingin bergantung pada teknologi AS, DeepSeek menawarkan alternatif.

Kebangkitan AI Tiongkok

DeepSeek bukan satu-satunya perusahaan AI Tiongkok. Qwen (Alibaba), Kimi (Moonshot AI), MiniMax, GLM (Zhipu) semuanya berkembang pesat.

> "Grok (314 juta kunjungan) melampaui DeepSeek (298.3 juta kunjungan) untuk pertama kalinya di bulan Januari dan menjadi alat Gen AI yang paling banyak dikunjungi ketiga setelah ChatGPT dan Gemini." — @Similarweb

Ini menunjukkan bahwa persaingan di pasar AI sangat ketat. Pemimpin hari ini bisa jadi yang tertinggal besok. DeepSeek pernah mendapatkan perhatian karena biayanya yang rendah, tetapi sekarang Grok, Claude, dan Gemini semuanya menawarkan nilai yang sebanding atau lebih baik.

Sudut Pandang Pengembang

Bagi pengembang, DeepSeek menawarkan lebih banyak pilihan.

"Here are our go-to models: Research → Claude Sonnet 4, Gemini 2.5 Pro. Writing → GPT-5, Claude Sonnet 4. Deep analysis → GPT-5 Think, DeepSeek-R1." — @Sider_AI

DeepSeek-R1 secara khusus direkomendasikan untuk "analisis mendalam". Ini menunjukkan bahwa DeepSeek memiliki keunggulan dalam tugas-tugas tertentu, bahkan jika secara keseluruhan peringkatnya mungkin bukan yang pertama.

Intinya

DeepSeek mewakili titik balik penting dalam industri AI.

Ini membuktikan bahwa:

  1. Model AI tidak harus sangat mahal
  2. Tiongkok dapat bersaing di bidang AI
  3. Model sumber terbuka dan berbiaya rendah dapat menantang produk komersial tertutup

Tetapi juga menimbulkan pertanyaan:

  1. Bagaimana cara melindungi kekayaan intelektual dari "kecerdasan" AI?
  2. Bagaimana AI dengan latar belakang budaya yang berbeda menangani topik sensitif?
  3. Bagaimana geopolitik akan membentuk masa depan AI?

Kisah DeepSeek belum berakhir. V4 masih tertunda, dan persaingan semakin ketat. Tetapi apa pun hasilnya, ia telah mengubah lanskap industri AI.

Ketika monopoli dipecah, inovasi sejati baru dimulai.


*Artikel ini didasarkan pada analisis 100 diskusi tentang DeepSeek di X/Twitter pada 18 Februari 2026.*
Published in Technology

You Might Also Like