Memulai Cepat Server Cloud dengan Sumber Daya Gratis: Panduan Penerapan Situs Web Statis AWS S3
Memulai Cepat Server Cloud dengan Sumber Daya Gratis: Panduan Penerapan Situs Web Statis AWS S3
Server cloud telah menjadi landasan pengembangan dan penerapan aplikasi modern. Menguasai penggunaan server cloud dapat sangat meningkatkan daya saing karier Anda. Artikel ini akan menggunakan AWS S3 sebagai contoh untuk menjelaskan cara menggunakan sumber daya gratis, memulai dengan cepat server cloud, dan menerapkan situs web statis. Kami akan fokus pada operasi praktis untuk membantu Anda memahami konsep dasar server cloud.
Mengapa Memilih AWS S3 untuk Menerapkan Situs Web Statis?
-
Efektivitas Biaya Tinggi: AWS S3 menyediakan ruang penyimpanan dan transfer data gratis tertentu, yang sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan proyek pribadi atau situs web kecil.
-
Mudah Digunakan: Konfigurasi dan pengoperasian S3 relatif sederhana, sangat cocok untuk pemula.
-
Ketersediaan Tinggi dan Skalabilitas: Infrastruktur global yang disediakan oleh AWS menjamin ketersediaan tinggi dan skalabilitas S3.
-
Integrasi Kuat: S3 dapat terintegrasi dengan mulus dengan layanan AWS lainnya, seperti CloudFront (CDN) untuk mempercepat akses ke sumber daya statis.
Persiapan
- Akun AWS: Anda memerlukan akun AWS. Jika Anda belum memilikinya, Anda dapat mendaftar akun gratis di situs web resmi AWS. Harap perhatikan bahwa paket gratis AWS memiliki batasan waktu dan sumber daya, pastikan untuk membaca ketentuan terkait.
- AWS CLI: AWS Command Line Interface (CLI) adalah alat baris perintah yang digunakan untuk berinteraksi dengan layanan AWS. Menginstal dan mengonfigurasi AWS CLI memudahkan pengelolaan bucket dan file S3.
- Instal AWS CLI: Bergantung pada sistem operasi Anda, unduh dan instal AWS CLI dari situs web resmi AWS.
- Konfigurasi AWS CLI: Setelah instalasi selesai, buka terminal baris perintah, jalankan perintah
aws configure, dan ikuti petunjuk untuk memasukkan AWS Access Key ID, Secret Access Key, wilayah (region) default, dan format output Anda. Anda dapat membuat pengguna dan menghasilkan Access Key dan Secret Key di konsol AWS IAM.
- File Situs Web Statis: Anda perlu menyiapkan file situs web statis Anda, seperti HTML, CSS, JavaScript, dan gambar. Tempatkan file-file ini dalam satu direktori.
Langkah 1: Membuat Bucket S3
- Masuk ke Konsol AWS: Masuk ke konsol AWS menggunakan akun AWS Anda.
- Cari S3: Masukkan "S3" di kotak pencarian, lalu pilih "S3".
- Buat Bucket: Klik tombol "Buat bucket".
- Konfigurasi Bucket:
- Nama bucket: Masukkan nama bucket yang unik secara global. Nama bucket harus sesuai dengan aturan penamaan AWS. Disarankan untuk menggunakan nama yang menyertakan nama proyek atau domain Anda untuk memudahkan pengelolaan.
- Wilayah: Pilih wilayah yang paling dekat dengan pengguna Anda. Pilihan wilayah akan memengaruhi kecepatan akses.
- Blokir semua akses publik: Hapus centang kotak centang "Blokir semua akses publik". Kita perlu mengizinkan akses publik untuk menghosting situs web sebagai situs web statis. Harap berhati-hati dan perhatikan keamanan izin!
- Konfirmasi pengaturan: Baca informasi peringatan, dan centang "Saya mengerti.". Klik "Buat bucket".
Langkah 2: Konfigurasikan Bucket untuk Hosting Situs Web Statis
-
Pilih Bucket: Di konsol S3, pilih bucket yang baru saja Anda buat.
-
Masuk ke Tab "Properti": Klik tab "Properti".
-
Hosting Situs Web Statis: Di bagian "Hosting situs web statis", klik "Edit".
-
Aktifkan Hosting Situs Web Statis:
- Aktifkan: Pilih "Aktifkan".
- Dokumen indeks: Masukkan nama file beranda situs web Anda, biasanya "index.html".
- Dokumen kesalahan: (Opsional) Masukkan nama file halaman kesalahan, misalnya "error.html". Jika terjadi kesalahan, S3 akan menampilkan halaman ini.
-
Simpan Perubahan: Klik "Simpan perubahan".## Langkah Ketiga: Unggah File Situs Web Statis
-
Pilih Bucket: Di konsol S3, pilih bucket yang baru saja Anda buat.
-
Unggah: Klik tombol "Unggah".
-
Tambahkan File: Klik tombol "Tambahkan File", pilih file situs web statis Anda, atau seret dan lepas file langsung ke area unggah.
-
Atur Izin:
- Pemilik Objek: Pastikan pemilik objek adalah akun AWS Anda.
- Izin: Pilih "Publik" -> "Semua Orang", dan centang kotak "Baca Objek". Ini akan memungkinkan semua orang mengakses file situs web statis Anda. Harap berhati-hati, perhatikan keamanan izin! Cara yang lebih aman adalah dengan menggunakan kebijakan bucket, yang akan dibahas nanti.
-
Unggah: Klik tombol "Unggah".
Langkah Keempat: Uji Situs Web
- Dapatkan Titik Akhir Situs Web: Di konsol S3, pilih bucket Anda, lalu buka tab "Properti". Di bagian "Hosting Situs Web Statis", Anda dapat menemukan titik akhir (Endpoint) situs web Anda.
- Akses Situs Web: Salin titik akhir situs web ke browser, dan akses situs web statis Anda.
Langkah Kelima: Unggah Massal Menggunakan AWS CLI (Opsional)
Jika Anda memiliki banyak file situs web statis, Anda dapat menggunakan AWS CLI untuk mengunggah secara massal.
-
Buka Terminal Baris Perintah: Buka terminal baris perintah.
-
Perintah Unggah: Gunakan perintah berikut untuk mengunggah file situs web statis Anda:
aws s3 sync s3:// --acl public-read- ``: Ganti dengan direktori tempat file situs web statis lokal Anda berada.
- ``: Ganti dengan nama bucket S3 Anda.
--acl public-read: Atur izin file yang diunggah menjadi dapat dibaca publik. Harap berhati-hati, perhatikan keamanan izin!
Praktik Terbaik dan Pertimbangan
- Kebijakan Bucket: Selain mempublikasikan setiap objek, praktik yang lebih baik adalah menggunakan kebijakan bucket untuk mengontrol izin akses. Kebijakan bucket adalah dokumen JSON yang mendefinisikan siapa yang dapat mengakses sumber daya apa di dalam bucket. Anda dapat membuat dan mengelola kebijakan bucket melalui konsol AWS atau AWS CLI.
Ganti `` dengan nama bucket Anda yang sebenarnya. Kebijakan ini memungkinkan siapa pun membaca semua objek di bucket Anda.{ "Version": "2012-10-17", "Statement": [ { "Sid": "PublicReadGetObject", "Effect": "Allow", "Principal": "*", "Action": "s3:GetObject", "Resource": "arn:aws:s3:::/*" } ] } - Keamanan: Pastikan untuk memperhatikan keamanan bucket S3. Hindari menyimpan informasi sensitif di S3, dan tinjau izin akses bucket secara berkala.
- Versioning: Mengaktifkan versioning bucket S3 dapat membantu Anda memulihkan file yang tidak sengaja terhapus atau ditimpa.
- CloudFront: Menggunakan CloudFront CDN dapat mempercepat kecepatan akses situs web statis Anda, dan meningkatkan ketersediaan situs web. CloudFront akan menyimpan konten situs web Anda ke node edge di seluruh dunia, dan pengguna dapat mengakses situs web Anda dari node terdekat. Ini sangat berguna untuk situs web yang memiliki pengguna global.
- Domain Kustom: Anda dapat mengikat situs web statis Anda ke domain kustom, misalnya
www.example.com. Anda perlu mengonfigurasi catatan DNS untuk mengarahkan domain Anda ke domain yang ditetapkan CloudFront atau titik akhir bucket S3. - Pencadangan Reguler: Meskipun S3 memiliki ketersediaan tinggi, tetap disarankan untuk mencadangkan file situs web statis Anda secara berkala untuk mencegah kejadian yang tidak terduga.
- Optimasi Biaya: Pantau penggunaan S3 Anda, dan hindari melebihi batas paket gratis AWS. Misalnya, file yang jarang digunakan dapat dipindahkan ke penyimpanan dingin Glacier untuk mengurangi biaya penyimpanan.## Pilihan Server Cloud Lainnya
Selain AWS S3, ada pilihan server cloud lainnya:
- GitHub Pages/GitLab Pages: Jika konten situs web Anda dihosting di GitHub atau GitLab, Anda dapat langsung menggunakan layanan Pages mereka, yang biasanya gratis.
- Netlify/Vercel: Platform yang dirancang khusus untuk hosting situs web statis, menyediakan paket gratis dan proses deployment yang mudah.
- AWS EC2/Google Compute Engine/Azure Virtual Machines: Jika Anda perlu menjalankan aplikasi dinamis, Anda dapat memilih server cloud ini, tetapi Anda perlu mengonfigurasi lingkungan server sendiri.
- 阿里云 OSS/腾讯云 COS: Layanan penyimpanan cloud domestik, cocok untuk situs web yang menargetkan pengguna domestik (Tiongkok).
Kesimpulan
Melalui panduan dalam artikel ini, Anda telah mempelajari cara menggunakan AWS S3 untuk membangun situs web statis. Ini adalah cara yang bagus untuk memulai, membantu Anda memahami konsep dan operasi server cloud. Berdasarkan ini, Anda dapat lebih lanjut mempelajari layanan AWS lainnya, membangun aplikasi cloud yang lebih kompleks dan kuat. Jangan lupa untuk memperhatikan keamanan, mengoptimalkan biaya, dan terus belajar, sehingga Anda dapat melangkah lebih jauh di bidang komputasi awan.





